Menguak Kunci Sukses Juara All England 2016 Asal Indonesia!

All England

  
All England (All England Open Badminton Championships) (bahasa Indonesia: Kejuaraan Bulu Tangkis Inggris Terbuka) adalah salah satu kejuaraan bulu tangkis tertua dan paling prestisius di dunia. Diadakan sejak tahun 1899 dengan nama The Open English Championships, turnamen ini telah berpindah-pindah lokasi kejuaraan sebanyak enam kali. Saat ini All England diadakan di National Indoor Arena, Birmingham, dan sejak 1984 disponsori secara ekslusif oleh Yonex.

   Di Tahun 2015 All England juga menjalin kerjasama dengan 188BET sebagai Official Online Gaming Partner. Kemitraan ini akan berlangsung untuk periode 3 tahun hingga 2018. Turnamen ini dianggap sebagai Kejuaraan Dunia tak resmi bulu tangkis hingga tahun 1977 dan pernah berhenti dua kali karena perang dunia.

   All England Tahun 2016 ini di juarai oleh Atlet Indonesia loh pada nomor Ganda Campuran. Mau tau siapa Atlet tersebut? Mari kita kuak Biografi Juara All England 2016 Asal Indonesia.


Praveen Jordan





Praveen Jordan (lahir di Bontang, Indonesia, 26 April1993; umur 22 tahun) adalah salah satu pemain bulu tangkis Ganda Putra Indonesia berpasangan dengan Didit Juang Indrianto, dan Ganda Campuran bersama Vita Marissa. Bersama Vita, Praveen mendapatkan banyak pengalaman bermain di level dunia. Baru berpasangan pada awal tahun 2013, kini Praveen bersama Vita sudah mengoleksi dua gelar di Selandia Baru Terbuka dan Malaysia GPG. Namun kini Praveen Jordan dipasangkan dengan Debby Susanto.


Prestasi


Ganda Putra


  • 2012
    • Semifinal Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge 2012 (bersama Didit Juang Indrianto)
    • Perempat final Indonesia Open Grand Prix Gold Badminton 2012 (bersama Didit Juang Indrianto)
  • 2013
    • Juara Prim-A Indonesia International Challenge 2013 (bersama Didit Juang Indrianto)

Ganda Campuran


  • 2011
    • Medali Perunggu Kejuaraan Asia Junior (bersama Tiara Rosalia Nuraidah)
  • 2013
    • Semifinalis MayBank Malaysia Open Super Series 2013 (bersama Vita Marissa)
    • Juara SkyCity New Zealand Open Grand Prix 2013 (bersama Vita Marissa)
    • Juara Yonex-Sunrise Malaysia Open Grand Prix Gold 2013 (bersama Vita Marissa)
    • Semifinalis Li-Ning Singapore Open Super Series 2013 (bersama Vita Marissa)
    • Juara Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013 (bersama Vita Marissa)
  • 2015
    • Finalist Yonex Sunrise Malaysia Master 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen 18-21,18-21
    • Semifinalis Yonex ALL England Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Zhang Nan/Zhao Yunlei 15-21, 10-21
    • Perempat Final Swiss Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Liu Cheng/Bao Yixin 19-21, 7-21
    • Semifinalis Yonex Sunrise India Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen 16-21, 14-21
    • R1 Maybank Malaysia Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah 21-18, 21-23, 21-23
    • R1 OUE Singapore Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Xu Chen/Ma Jin 13-21, 16-21
    • Perempat Final Dong Feng Citroen Badminton Asia Championships 2015 (bersama Debby Susanto)Vs Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah 21-14, 15-21, 20-22
    • R2 The Star Australia Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah 19-21, 21-10, 8-21
    • R2 BCA Indonesia Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen 17-21, 15-21
    • Juara SEA Games 2015 Singapura (bersama Debby Susanto) Vs Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 18–21, 21–13, 25–23
    • Semifinalis Yonex Open Chinese Taipei GPG 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Ko Sung Hyun/Kim Hana 20-22, 15-21
    • Perempat Final TOTAL BWF World Championships 2015 di Jakarta (bersama Debby Susanto) Vs Zhang Nan/Zhao Yunlei 13-21, 14-21
    • R2 Yonex Open Japan 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Ko Sung Hyun/Kim Hana 17-21, 10-21
    • R2 Victor Korea Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir 10-21, 13-21
    • Finalis SCG Thailand GPG 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Choi Solgyu/Eom Hye Won 19-21, 21-17, 16-21
    • R2 Yonex Denmark Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Chris Adcock/Gabrielle Adcock 8-21, 12-21
    • Finalis Yonex French Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Ko Sung Hyun/Kim Hana 10-21, 21-15, 19-21
    • Perempat Final Bitburger Open GPG 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba 13-21, 19-21
    • Perempat Final Thaihot China Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Zhang Nan/Zhao Yunlei 21-19, 13-21, 16-21
    • Perempat Final Hongkong Open 2015 (bersama Debby Susanto) Vs Zhang Nan/Zhao Yunlei 20-22, 21-17, 19-21
  • 2016
    • Juara All England 2016 (bersama Debby Susanto) Vs Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen 21-12, 21-17


    Debby Susanto


    Debby Susanto (lahir di Palembang, 3 Mei 1989; umur 26 tahun) adalah salah satu pemain bulu tangkis Ganda Campuran Indonesia yang berpasangan dengan Muhammad Rijal. Tournament Pertama yang Ia ikuti untuk mewakili Indonesia yaitu World Junior Championship 2006 di Korea. Pertandingan yang paling mengesankan bagi Ia yaitu German Junior 2007, kerena untuk pertama kalinya, Ia mendapat gelar tertinggi. Penggemar Fu Haifeng ini bercita - cita menjadi rangking 1 dunia.


    Prestasi

    Ganda Putri

  • 2008 : Semi final Vietnam Challenge 2008 (bersama Komala Dewi)
  • 2009 : Juara Vietnam International Challenge 2009 (bersama Pia Zebadiah Bernadet), Perempat final BINGO BONANZA PHILIPPINE GRAND PRIX GOLD 2009 (bersama Pia Zebadiah Bernadet), Perempat final New Zealand Open Grand Prix 2009 (bersama Pia Zebadiah Bernadet)
  • 2010 : Perempat final INDIA GRAND PRIX GOLD 2010 (bersama Richi Puspita Dili), Perempat final CHINESE TAIPEI GRAND PRIX GOLD 2010 (bersama Pia Zebadiah Bernadet)

Ganda Campuran


  • 2008 : Perempat final GGJP Indonesia Challenge 2008 (bersama Mochamad Rizki Delynugraha)
  • 2009 : Perempat final Yonex Sunrise India Open 2009 (bersama Muhammad Rijal), Semi final Vietnam International Challenge 2009 (bersama Muhammad Rijal), Semi final BINGO BONANZA PHILIPPINE GRAND PRIX GOLD 2009 (bersama Muhammad Rijal), Perempat final New Zealand Open Grand Prix 2009 (bersama Muhammad Rijal)
  • 2010 : Semi final INDIA GRAND PRIX GOLD 2010 (bersama Muhammad Rijal), Perempat final Kumpoo Macau Open Badminton Championships (bersama Muhammad Rijal), Perempat final INDONESIA GRAND PRIX GOLD 2010 (bersama Muhammad Rijal)
  • 2011 : Semi final 2011 Yonex – Sunrise India Open Superseries (bersama Muhammad Rijal), Perempat final Yonex Denmark Open (bersama Muhammad Rijal), Runner - up Yonex - Sunrise Syed Modi Memorial India Open Grand Prix Gold 2011 (bersama Muhammad Rijal)
  • 2012 : Perempat final YONEX German Open GPG 2012 (bersama Muhammad Rijal), Perempat final Badminton Asia Championships 2012 (bersama Muhammad Rijal), Runner - up INDONESIA OPEN GRAND PRIX GOLD BADMINTON 2012 (bersama Muhammad Rijal), Juara Yonex Chinese Taipei Open 2012 (bersama Muhammad Rijal), Perempat final YONEX Denmark Open 2012 (bersama Muhammad Rijal)
  • 2013 : Perempat final Djarum Indonesia Open Super Series 2013 (bersama Muhammad Rijal), Juara SEA Games XVII 2013 (bersama Muhammad Rijal)
  • 2014 : Perempat final Malaysia Open Super Series Premier 2014 (bersama Praven Jordan), Perempat final World Badminton Championship 2014 (bersama Praveen Jordan), Medali Perunggu Asian Games 2014 (bersama Praveen Jordan)
  • 2015 : Semifinalis Yonex All England Badminton Championships Super Series Premier 2015 (bersama Praveen Jordan), Semifinalis India Open Super Series 2015 (bersama Praveen Jordan), Perempat final Badminton Asia Championships 2015 (bersama Praveen Jordan), Medali Emas Sea Games 2015 (bersama Praveen Jordan), Finalis French open Super Series 2015(bersama Praveen Jordan)
  • 2016 : Juara All England Badminton Championships Super Series Premier 2016 (bersama Praveen Jordan)

Related Posts:

KOMUNIKASI GLOBAL

KOMUNIKASI GLOBAL


Sejarah Komunikasi Global dan Bentuk-Bentuknya


Komunikasi sebagai salah satu disiplin ilmu sosial mulai berkembang di Amerika Serikat pada akhir tahun 1930-an. Tokoh-tokoh yang dianggap pertama kali melakukan studi tentang komunikasi manusia adalah Harold Lasswell, Paul Lazarsfled, Kurt Lewin, dan Carl Hovland.2 Meskipun komunikasi sebagai satu disiplin ilmu kehadirannya belum lama, tetapi perkembangannya begitu pesat, baik sebagai satu disiplin ilmu maupun sebagai skill.

Secara akademik kajian komunikasi terfokus kepada dua pendekatan utama, yaitu pendekatan yang memfokuskan kepada konteks situasional di mana komunikasi itu terjadi, dan pendekatan yang memfokuskan kepada fungsi-fungsi dari komunikasi.3 Dalam konteks situasional, ada enam kajian utama, yaitu: Interpersonal communication, small group communication, language and symbolic codes, organizational communication, public communication, dan mass communication. Sementara itu, dalam konteks fungsi-fungsi komunikasi, di antaranya sosialisasi, negosiasi, konflik, persuasi, dan sebagainya. Jika ditempatkan pada fokus kajian dan penelitian, maka komunikasi global dapat diletakkan pada pendekatan yang kedua, yakni melihat komunikasi dari sisi fungsinya.

Komunikasi global atau komunikasi internasional sebagai satu lapangan studi muncul pada abad ke-20, terutama setelah perang dunia kedua dan memasuki perang dingin. Suasana yang menye-babkan tumbuhnya kajian komunikasi internasional, yaitu: Pertama, adanya konflik, perang dan penggunaan propaganda internasional; Kedua, perkembangan organisasi-organisasi dan diplomasi interna-sional; Ketiga, penyebaran ideologi dan penggunaan komunikasi untuk menyebarkan pesan-pesan ideologi; Keempat, perkembangan teknologi komunikasi yang semakin canggih.4 Perkembangan ini semakin pesat terjadi terutama pada tahun 80-an di mana telekomunikasi dan teknologi komunikasi berkembang dengan pesat, munculnya negara-negara maju, dan berkembangnya organisasi-organisasi internasional.

Selama perang dingin berlangsung, komunikasi berperan sebagai pendorong adanya kekuatan ekonomi pada negara-negara maju seperti Inggris, Perancis, Jerman, Uni Sovyet, dan Amerika Serikat. Komunikasi internasional menjadi instrumen persuasif dan modernisasi antar-negara. Dengan adanya instrumen tersebut akan muncul kekuatan-kekuatan yang saling berebut. Itulah sebabnya pada era perang dingin ada dua kekuatan yang bersifat dikotomis antara kaum kapitalis dengan kaum komunis.

Setelah perang dingin berakhir di mana Uni Sovyet yang notabene kaum komunis mengalami kehancuran, terjadilah perubahan yang signifikan dalam komunikasi global. Dunia tidak lagi dipandang sebagai dunia yang dikotomis, melainkan menjadi sebuah tatanan dunia baru yang bersifat global atau mengutip istilah Marshall McLuhan (1968) sebagai “global village”.

informasi—disebut juga teknologi intelektual—merupakan kegiatan utama masyarakat. Yang disebut teknologi informasi adalah ways of gathering, storing, manipulating, or retrieving information. Di situ sarana telekomunikasi dan komputer memegang peranan strategis dalam melakukan pertukaran informasi, dan pengetahuan yang sudah diolah, disaring dan dikeluarkan kembali.7

Ketiga, di dalam dunia politik, kekuatan (power), baik yang bersifat “hard power”, maupun “soft power”, banyak ditentukan oleh kekuatan yang bersumber dari teknologi dan jaringan informasi.8 Karenanya, tidak heran apabila Thomas L. Friedman, wartawan The New York Times mengatakan jika pada masa perang dingin sebagai warga dunia kita ditakutkan akan adanya serangan nuklir dan perlombaan senjata. Tetapi, pada masa globalisasi ini, kita lebih khawatir akan serangan virus komputer, karena virus komputer dapat merusak sistem pertahanan suatu negara.9

Keempat, terjadinya konflik budaya dan peradaban. Dengan bergesernya peran negara dalam percaturan hubungan internasional, maka aspek kebudayaan menjadi dominan dalam hubungan internasional. Sementara itu, setiap kelompok budaya cenderung etnosentrik, yakni menganggap nilai-nilai budaya sendiri lebih baik dari pada budaya lainnya dan mengukur budaya lain berdasarkan rujukan budayanya. Ketika kita berkomunikasi dengan orang dari suku, agama atau ras lain, kita dihadapkan dengan sistem nilai dan aturan yang berbeda. Sulit memahami komunikasi mereka bila kita sangat etnosentrik. Melekat dalam etnosentrisme ini adalah stereotip, yaitu generalisasi (biasanya bersifat negatif) atas sekelompok orang (suku, agama, ras, dsb.) dengan mengabaikan perbedaan-perbedaan individual.10 Hal ini juga yang diungkapkan oleh Samuel P. Huntington tentang adanya clash civilizations.

Kelima, dalam bidang ekonomi dan teknologi akan muncul regionalisme. Jika pada perang dingin terdapat regionalisme yang lebih mengedepankan pada geo-politik seperti NATO, SEATO, Pakta Warsawa dan sebagainya, tentunya pada era global ini, regionalisme ini mengarah pada kerjasama di bidang ekonomi dan teknologi. Hal ini akan memberikan pengaruh yang besar dalam hubungan inter-nasional dan dalam komunikasi global.


Alat komunikasi sebelum globalisasi


1. Prasasti yang di tulis

Sebagai menandakan tempat atau lokasi tertentu, zaman dulu membuat prassati sebagai tanda. Zaman dulu biasanya batu yang di jadikan tempat untuk menulis prasasti. Nah sekaang ini prasasti masih di gunakan oleh kita. Tapi prasasti itu di tulis di atas batu keramik dan lebih rapi.

2. Daun Lontar

Selain prasasti, daun lontar juga digunakan sebagai alat komunikasi masa lalu. Daun lontar adalah daun dari pohon siwalan yang dikeringkan. Daun lontar dikenal juga sebagai daun pohon Nira. Daun lontar di pakai untuk menulis naskah dan kerajinan. Naskahdari lontar banyak ditemukan di Sunda, Jawa, Bali,Madura, Lombok, dan Sulawesi Selatan. Sedangkan kerajinan dari lontar digunakanuntuk bahan baku atap rumah dan produk utama anyaman serta kipas

3. Lonceng

Lonceng adalah suatu peralatan sederhana yang digunakanuntuk menciptakan bunyi. Bentuknya biasanya adalahsebuah tabung dengan salah satu sisi yang terbuka dan bergema saat dipukul. Alat untuk memukul dapat berupa pemukul panjang yang digantung di dalam lonceng tersebutatau pemukul yang terpisah. Menurut KBBI, loncengmemiliki dua pengertian, pertama lonceng adalah semacam bel yang dibunyikan untuk menentukan waktu ataumemberitahukan sesuatu, sedangkan pengertian yang kedua,lonceng adalah jam besar atau arloji. Lonceng-lonceng besar pada umumnya terbuat darilogam namun lonceng-lonceng kecil dapat pula terbuat dari keramik atau porselen.Dahulu lonceng digunakan untuk mengabarkan suatu berita kepada masyrakat dansebagai penanda waktu. Lonceng juga digunakan oleh umat Kristiani untuk memberitanda waktu beribadah, biasanya dibunyikan tiga kali, pada pukul 06.00. 12.00, dan18.00. Lonceng digunakan pertama kali dalam gereja Katolik sekitar tahun 400 masehi,dan dianggap diperkenalkan oleh Paulinus, Uskup Nola, sebuah kota di Campania, Italia.Penggunaannya menyebar luas dengan cepat dan tidak hanya digunakan untuk mengumpulkan umat dalam acara keagamaan, tetapi juga sebagai peringatan ketika ada bahaya.

4. Surat

Berdasarkan prasasti dan dokumen yang ditemukan, surat-menyurat di Indonesia sudah ada sejak zaman Kerajaan Mulawarman, Sriwijaya, Tarumanegara, Mataram Kuno, Purnawarman, dan Majapahit. Masuknya agama Budha dan Hindu memicu budaya maneulis dan surat menyurat. Namun, biasanya hanya dilakukan antara bangsawan dan biarawan. Bentuknya sederhana, mengunakan batu, kayu, kulit kayu, bambu atau lontar, dan menggunakan bahasa sansakerta.Ketika VOC berkuasa (sekitar abad 17 dan 18), surat menyurat dilakukan antara Pulau Jwa dan daratan Eropa. Saat itu surat hanya boleh ditujukan kepada para pejabat resmi dan isinya tidak boleh menceritakan kegiatan VOC di Indonesia. Pengirimannya melalui kapal yang berlayar dari Belanda ke Indonesia atau sebaliknya. Tak berapa lama jasa pengiriman pas pun muncul melalaui kantor pas. Pengiriman surat pun semakin lancer saat Jalan Raya Pos (de Grote Posweg) dari Anyer ke Panarukan (1.000 km) mulai dibangun. Waktu yang dibutuhkan untuk mengirim surat dari Jawa Barat ke Jawa Timur semakin singkat.

5. Bedug

Bedug adalah alat musik tabuh seperti gendang. Bedugmerupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakansejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alatkomunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritualkeagamaan maupun politik. Di Indonesia, sebuah bedug biasadibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu salat atausembahyang. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batangdilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang.Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapatterdengar sampai jarak yang cukup jauh.

6. Merpati Pos

Merupakan alat komunikasi dengan menggunakan burung merpati sebagai mengantar surat atau pesan, Merpati dipilih karena burung ini pintar, memiliki daya ingat kuat, kemampuan navigasi dan naluri alamiah untuk kembali ke sarang, metode ini berasal dari orang-orang Persia yang melatih burung-burung merpati. Pertama kali digunakan oleh Sultan Bagdad, Nuruddin (1416) untuk mengirimkan pesan sekitar kerajaannya. Orang Romawi menggunakan merpati pos untuk mengirim pesan kepada pasukan militernya. Orang Yunani memberitahukan pemenang olimpiade melalui merpati pos. pada masa perang dunia pertama (1914-1918) pun pasukan Amerika menggunakan permati pos untuk komunikas

7. Telepon Kaleng
Telepon Kaleng adalah perangkat transmisi suara terdiri dari dua kaleng, cangkir, kertas atau barang semacam itu melekat pada kedua ujung tali tegang atau kawat.

8. Kentongan

Pada masa kerajaan, kentongan digunakan untuk menyampaikan pesan dan perintah dari sang raja kepada rakyatnya. Petugas kerajaan cukup memukul kentongan dan dalam beberapa saat kemudian rakyat bergegas kumpul di tempat yang sudah biasa digunakan untuk pertemuan antara raja dengan rakyatnya untuk menyampaikan informasi.Meskipun saat ini teknologi sudah semakin canggih, namun sebagian masyarakat tidak bisa meninggalkan media komunikasi tradisional ini khususnya di daerah pedesaan yang digunakan sebagai sarana ronda malam. Ada juga kentongan yang bentuknya cukup besar atau yang sering disebut ´bedug´ digunakan oleh masyarakat sebagai penanda waktu sholat tiba.Dalam penggunaannya, kentongan dipukul dengan irama yang berbeda beda sesuai kejadian yang akan dan sedang terjadi. Misalnya, tanda kentongan yang menandakan adanya kebakaran rumah, adanya bencana banjir, adanya pencurian, atau akan adanya gerombolan pasukan lawan yang datang menyerang dimasa peperangan kerajaan zaman dahulu.


Alat Komunikasi Global

1. Telegraf

Telegraf merupakan sebuah mesin/alat yang menggunakan teknologi telegrafi untuk mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh. Kata telegraf yang sering didengar saat ini, secara umum merupakan telegraf elektrik. Telegraf ditemukan oleh seorang warga Amerika Serikat bernama Samuel F.B. Morse bersama dengan asistennya Alexander Bain.

Kelebihan dan Kekurangan :

Mesin telegraf adalah mesin yang dapat mengirimkan pesan dalam waktu sekejap dengan menggunakan kawat. Mesin telegraf yang ada saat itu masih memiliki banyak kelemahan. Pertama, berita yang dikirimkan dalam bentuk titik dan garis sandi Morse sampai ke kota tujuan dengan cepat tapi pesan hanya dapat diserahkan ke alamat penerima melalui pos surat biasa. Kedua, biaya yang diperlukan sangatlah mahal. Ketiga, jalur telegraf yang digunakan sangat sibuk sehingga pesan yang diutamakan untuk dikirim adalah pesan-pesan penting.

2. Faksimili

Mesin faks adalah peralatan komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan dokumen dengan menggunakan suatu perangkat yang mampu beroperasi melalui jaringan telepon dengan hasil yang serupa dengan aslinya. Sedangkan Menurut A.G. Pringgodigdo, mesin faks adalah sistem transmisi tanpa kawat untuk gambar-gambar dan grafik-grafik dengan cara mengatur sinar cahaya dan foto elektrik sel serta mengubah bagian gelap dan terang dari suatu bahan sehingga dapat dipancarkan dalam suara, lalu pesawat penerima akan mengubahnya kembali seperti aslinya kepada kertas yang telah diolah secara ilmiah. Selain mengirimkan dokumen, mesin faks juga mampu menghantarkan citra foto dengan fasilitas half tone. Mesin faks biasanya terdiri dari modem, mesin fotokopi, alat pemindai gambar, dan alat pencetak data (printer).

Kelebihan dan kekurangan :

Mesin faks membantu pengiriman suatu dokumen ke tempat yang jauh dalam waktu singkat. Ketika mengirim dokumen ke tempat yang jauh, maka mesin faks akan mengirim lebih cepat dan spontan melampaui kinerja pengiriman surat melalui pos. Namun kekurangan mesin faks dalam kualitas telah menurunkannya dalam posisi di bawah surat elektronik atau email sebagai bentuk alat transfer dokumen secara elektronik yang telah tersebar luas dan digunakan banyak sekali orang.

3. Pager

pager atau radia panggil merupakan alat telekomunikasi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Sekarang mungkin sudah jarang ditemukan, tetapi alat ini masih sering dipakai untuk orang-orang yang bergerak dibidang jasa seperti jasa informasi dari kesehatan. Pager ditemukan tahun 1956 oleh Multitone Electronic di Rumah Sakit St. Thomas London oleh dokter-dokter yang sedang bertugas dalam kondisi darurat. Sejak itu pager semakin berkembang. Sebelum telefon seluler berkembang, pager digunakan sebagai pengganti untuk layanan telefon lokal dan internasional. Di Indonesia pager muncul sebelum tahun 1997. pelanggannya mencapai 800.000. namun karena harga perangkat yang terus menerus melambung pelangan pun perlahan menurun. Apalagi telah munculnya teknologi telefon seluler.

Kekurangan dan Kelebihan :

Kelebihan pemakaian radio panggil dibandingkan dengan telepon seluler adalah karenanya sistemnya yang satu arah sehingga lokasinya tidak dapat ditetapkan. Kekurangan atau Kerugian memakai radio panggil ini adalah pesan dari setiap pengirim dengan radio panggil dapat ditangkap oleh jaringan radio panggil lainnya jika menggunakan layanan nasional sehingga pesan yang disampaikan terkirim dapat dideteksi oleh para agen kriminal atau hukum yang tidak di inginkan. dam Penerima pesan atau pemilik pesawat pager tidak bisa langsung menyampaikan feedbacknya

4. Telepon Rumah

Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya. Ketika gagang telepon diangkat, posisi telepon disebut off hook. Lalu sirkuit terbagi menjadi dua jalur di mana bagian positifnya akan berfungsi sebagai Tip yang menunjukkan angka nol sedangkan pada bagian negatif akan berfungsi sebagai Ring yang menunjukkan angka -48V DC. Kedua jalur ini yang nantinya akan memproses pesan dari sender untuk sampai ke receiver. Agar dapat menghasilkan suara pada telepon, sinyal elektrik ditransmisikan melalui kabel telepon yang kemudian diubah menjadi sinyal yang dapat didengar oleh telepon receiver. Untuk teknologi analog, transmisi sinyal analog yang dikirimkan dari central office (CO) akan diubah menjadi transmisi digital. Angka-angka sebagai nomer telepon merupakan penggabungan antara nada-nada dan frekuensi tertentu yang kemudian dinamakan Dual-tone multi-frequency DTMF dan memiliki satuan Hertz. Hubungan utama yang ada dalam sirkuit akan menjadi on hook ketika dibuka, lalu akan muncul getaran. Bunyi yang muncul di telepon penerima menandakan telepon telah siap digunakan.

Kelebihan Telepon :

  • Tarif telepon lebih murah
  • Kualitas suara lebih jernih, tidak terputus-putus karena tidak tergantung sinyal
  • Jangka waktu pemakaian telepon lebih lama/awet. Hal ini karena telepon tidak mengalami gangguan berupa virus, tidak memerlukan perawatan khusus.
Kekurangan Telepon :
  • Tidak praktis/efisien. Telepon terikat pada kabel sehingga tidak dapat dibawa kemana-mana.
  • Kenyamanan. Telepon biasanya digunakan tidak secara personal sehingga tidak efektif bila ingin menggunakannya.
5. Radio

Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara) Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dari gelombang osilator (gelombang pembawa) dimodulasi dengan gelombang audio (ditumpangkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF; "radio frequency")) pada suatu spektrum elektromagnetik, dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik. Gelombang elektromagnetik lain yang memiliki frekuensi di atas gelombang radio meliputi sinar gamma, sinar-X, inframerah, ultraviolet, dan cahaya terlihat. Ketika gelombang radio dikirim melalui kabel kemudian dipancarkan oleh antena, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Dari pancaran gelombang radio ini kemudian dapat diubah oleh radio penerima (pesawat radio) menjadi signal audio atau lainnya yang membawa siaran dan informasi.

6. Telepon Genggam ( Handphone )

Telepon seluler (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Secara prinsip, beda antara keduanya adalah cara penggunaan kode dan pemancar frekuensi yang digunakan.

Global System Mobile Comunication (GSM)GSM awalnya merupakan akronim dari Group Special Mobile, sebuah badan gabungandari para ahli di Amerika yang melakukan studi bersama untuk menciptakan suatustandar GSM. Kemudian akronim GSM diganti dengan Global System for MobileComunication. GSM mempunyai pengertian sistem telekomunikasi bergerak yangmenggunakan sistem seluler telepon digital.

Sistem ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan telepon tradisional.Diantaranya adalah suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih, efisiensi spektrum atau frekuensi meningkat, mempunyai kemampuan optimal sistem yang ditunjukkan dengankemampuan kompresi dan coding data digital. GSM menggunakan teknologi enkripsi(pengkodean) sebelum pesan suara dikirimkan sehingga keamanan data lebih terjamin.GSM beroperasi pada frekuensi 900 ± 1800 MHz.

Teknologi digital ini juga menggunakan handset yang sangat ringan, simpel, dan kecilkarena menggunakan semacam chip digital untuk Subscriber Identification Module(SIM). Teknologi ini memungkinkan penambahan subscriber baru sebagai layanantambahan seperti voice mail, call waiting, dan Short Message Service (SMS). Operator seluler di Indonesia yang mendominasi penggunaa teknologi GSM diantaranya adalahTelkomsel, Indosat, Axis, Exelcomindo, dan Three.

Code Division Multiple Access (CDMA)Untuk pertama kalinya, Code Division Multiple Access (CDMA) digunakan pada PerangDunia II oleh tentara sekutu untuk menggagalkan upaya Nazi Jerman dalam menyadapinformasi dari mereka dengan cara mengacak pengiriman pesan. Informasi yang dikirimdan diterima biasanya berbentuk digital. Data digital ini kemudian dikirim sebagai sinyalradio melalui jaringan nirkabel dengan menggunakan kode unik untuk membedakanmasing-masing panggilan. Dengan begitu, teknologi CDMA memungkinkan lebih banyak orang untuk berbagi gelombang udara pada saat bersamaan tanpa gangguan sinyal di udara. CDMA menggunakan konsep multipath fading yaitu ketahanan sinyal terhadap pantulangedung-gedung sehingga CDMA mampu menerima dan menggabungkan sinyal menjadilebih baik. Ada dua jenis telepon seluler yang mendukung penggunaan teknologiCDMA, yakni jenis pesawat yang dikatagorikan sebagai mobile handset dengan ukurandan fungsi seperti ponsel pada umumnya, dan jenis pesawat berupa fixed wirelessterminal yang bentuknya menyerupai telepon tradisional rumah biasa, namun nirkabel.Salah satu kelemahan sistem CDMA adalah cakupannya yang terbatas karenamenggunakan frekuensi 1900 Khz. Berbeda dengan GSM yang menggunakan frekuensi900 ± 1800 MHz. Semakin tinggi frekuensi, semakin kecil jarak yang bisa di-cover olehsebuah Base Transceiver Station (BTS). Mulai tahun 2007 Indonesia sudah membuatstandar frekuensi untuk sistem CMDA yaitu pada 800 Mhz. Operator seluler di Indonesiayang mendominasi penggunaa teknologi CDMA antara lain Telkom (Flexi), BakrieTelekom (Esia), Mobile-8 (Fren), dan Smart.

Telepon genggam dewasa ini berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, selain itu untuk mengirim dan merima pesan singkat atau SMS (Short MessageService). Untuk handphone kalangan menengah dan kelas atas, biasanya dilengkapi fitur untuk bertukar/berkirim foto/gambar melalui layanan MMS (Multimedia MessageService), browsing ke internet dengan layanan WAP (Wireless Application Protocol) danGPRS (General Package Radio Service), bahkan ada juga yang bisa menonton televisi dihandphone dan video call berkat fitur 3G (Third Generation). Dengan adanya fitur 3G,komunikasi dan cara memperoleh informasi menjadi lebih cepat, suara lebih jernih, bertukar data menjadi instan dan berbagai kemudahan lainnya bisa didapatkan.

Kelebihan Telepon Seluler :
  • Praktis/efisien. Telepon seluler membantu dalam hal kemudahan komunikasi. Ukuran telepon seluler yang makin lama makin kecil lebih praktis dan lebih mudah dibawa kemana-mana.
  • Aksesori. Tersedia sejumlah aksesori untuk melengkapi telepon seluler. Misalnya travel charger, headset, earphone, dll.
  • Keamanan. Terdapat berbagai macam kode pengaman telepon.
Kekurangan Telepon Seluler :
  • Tarif. Tarif telepon yang mahal ditambah biaya roaming.
  • Sinyal. Jangkauan sinyal masing-masing operator yang terbatas sehingga mempengaruhi kualitas proses telepon, yaitu suara menjadi tidak jelas dan terputus-putus.
  • Virus. Dengan semakin bertambahnya telepon seluler mengakibatkan munculnya virus yang menyerang komponen telepon seluler.
  • Perawatan dan pemeliharaan. Agar telepon seluler dalam keadaan baik maka telepon harus ditangani dengan benar.
  • Mengganggu peralatan elektronik. Hampir semua peralatan elektronik modern dilindungi sinyal frekuensi radio (RF). Meskipun demikian, ada peralatan elektronik yang tidak dilindungi oleh sinyal RF dari telepon seluler.
  • Lingkungan hidup. Telepon seluler mengandung komponen yang terbuat dari material logam dan plastic yang jika sampahnya ditimbun terus-menerus dan tidak diproses dengan seksama dapat menjadi ancaman serius bagis lingkungan hidup manusia.
  • Kesehatan. Adanya ancaman radiasi yang disebabkan oleh penggunaan telepon seluler.
7. Pocket PC (PDA)

Alat ini tergolong yang paling modern dan banyak dimiliki oleh kalangan tingkat atas.Pocket PC sering disebut sebagai komputer mini karena bentuknya yang kecil dan dapatdibawa ke mana-mana. Selain itu, disebut juga dengan nama PDA (Personal DigitalAssistants) yaitu sebuah komputer seukuran telapak tangan yang dapat digunakan untuk menyimpan, mengakses dan mengorganisasi informasi. PDA sudah ada dan dikenal sejak bulan Agustus 1993 dengan nama Newton MassagePad yang dipelopori oleh Apple. PDA merupakan hasil kerjasama Steve Caps, Walter Smith, dan Michael Tchao yang merilis Newton PDA dengan sistem operasi NewtonVersi 1.0. Kemudian pada awal tahun 1995, Palm Computing meluncurkan PDA dengankonsep yang lebih sederhana, hanya sebagai organizer elektronik belaka. Dalam waktuyang hampir sama, ketika dunia komputer mulai memperhatikan aspek portabilitas- nya(aspek kemudahan untuk dibawa), maka lahirlah produk semi-notebook seperti Psion.Inilah yang mengilhamkan produk PDA memasukkan fungsi komputer secara perlahan,khususnya Microsoft dengan Pocket PC-nya. Beberapa PDA saat ini menggunakan sistem operasi berbasis Windows, Palm, Linux,Symbian, BlackBerry, dan Android. Biasanya, PDA juga dilengkapai dengan virtualkeyboard pada layarnya dan juga dapat menggunakan keyboard tambahan yang dipasangke PDA agar proses input menjadi lebih cepat. Proses memasukkan data yang paling umum pada PDA adalah lewat Stylus Pen yang disertakan bersama PDA tersebut,sehinga kita dapat memasukkan huruf dengan menuliskannya pada permukaan layar PDA dengan menggunakan software Grafitti. PDA memiliki Program standar yang dapat digunakan untuk menyimpan alamat dannomor telepon, mengatur jadwal kegiatan, kalender dan menyimpan catatan. BahkanPDA yang lebih canggih memiliki Program pengolah kata, spreadsheet, pengatur keuangan, permainan, pemutar MP3, pemutar klip video, pembaca electronic book (eBook), bahkan mengakses email dan browsing Internet pun dapat dilakukan lewatPDA. Beberapa PDA sudah dilengkapi software-software tersebut, tapi ada juga softwareyang harus kita beli atau kita download untuk menambahkan kemampuan PDA kita. Ada juga PDA yang mengharuskan kita menambahkan hardware tertentu agar fungsi PDA menjadi lebih banyak lagi, seperti kamera digital, ponsel dan GPS (Global PositioningSystems). PDA juga dapat saling bertukar data dan/atau informasi dengan komputer desktop atau komputer laptop juga dengan PDA itu sendiri, untuk melakukan hal tersebut beberapa mengharuskan kita menggunakan hardware dan software tambahan tapiumumnya semua PDA menyediakan software dan hardware untuk proses sinkronisasitersebut dalam bundelnya. Namun walau bagaimanapun, setiap teknologi PDAmempunyai kelebihan dan kekurangan yang ikut dibawa bersamanya. Salah satu kekurangan PDA adalah baterai yang tidak tahan lama. Menurut penelitian yang dilakukan oleh ZDNet UK PDA hanya bertahan 4 jam 38 menit ketika dipakai untuk memutar MP3 dengan layar yang tetap³on´ dan telepon dalam keadaan stand by.Untuk mengukur cepat atau lambat dari sebuah PDA, kita dapat melihatnya darikecepatan clock (Clock Speed) yang dipakai oleh processor. Secara umum semakin tinggi kecepatan clock yang dihasilkan oleh processor maka dapat dipastikan semakin cepat pula respon yang akan dihasilkan PDA terhadap input dari pengguna. Tetapi hal ini belum tentu 100% pasti bahwa processor yang memiliki clock speed yang sama memilikirespon yang sama, hal ini dipengaruhi oleh kemampuan hardware lain seperti memori,lebar data bus, kecepatan bus, sistem operasi, dan sebagainya.Prosesor yang digunakan pada PDA sudah pasti adalah prosesor yang memakai dayayang kecil. Hal ini dilakukan karena PDA hanya didukung oleh tenaga baterai. Bila processor yang digunakan memerlukan daya yang besar maka dipastikan baterai PDA tidak dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama

8. Modem

Modem adalah pengembangan alat IT yg mempermudah komunikasi dengan media internet. Modem merupakan alat yg cukup simple untuk komunikasi jarak jauh didunia maya.

9. Internet

Rangkaian yang membentuk iuternet (kependekan dari interconnected-networking) diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET. Rangkaian ini dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Tahun 1983. ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya dari NCP ke TCP/IP, yang merupakan awal dari internet yang kita kenal. Di Indonesia, sejarah internet dimulai pada awal tahun 1990-an. Tahun 1992 hingga 1994, beberapa nama muncul diawal pembangunan internet salah satu diantaranya Onno W. Purbo. Tahun 1994 IndoNet menjadi ISP (Internet Serveci Provider) komersial pertama di Indonesia. Saat ini pihak Pos dan Telekomunikasi belum melihat celah bisnis internet. Mulai 1995 mucul jasa akses Telnet ke luar negeri, sehingga pemakai internet di Indonesia bisa mengakses internet (HTTP).

Keunggulan Dan Kelemahan Internet :

Berbagai keunggulan yang dapat diperoleh dalam internet sebagai sarana pendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam riset dan bisnis. Keunggulan tersebut antara lain :

  • Konektivitas dan jangkauan global
Dalam internet jaringan yang terjalin bersifat global tanpa mengenal ruang, waktu, dan birokrasi, dimana akses data dan informasi melampaui batas-batas negara dan protokoler. Misalnya anda membutuhkan referensi dan sumber informasi untuk kebutuhan riset, maka akan dijumpai berbagai sumber dan informasi dalam internet secara global tanpa harus mendatangi sumber dan informasi tersebut. Di samping itu apabila anda pelaku bisnis dan akan menginformasikan produk anda, maka di internetlah sebagai salah satu bentuk promosi kepada pengguna di seluruh dunia. Pendek kata hampir seluruh kebutuhan informasi tersedia di internet dengan jangkauan global tanpa batas-batas negara.
  • Akses 24 jam
Akses di internet tidak dibatasi dengan waktu, karena dimana pun dan kapan pun dunia maya (akses internet) tidak pernah terlelap tidur. Perbedaan zone waktu dan ruang tidak dikenal dalam menjelajah internet. Misalnya anda akses internet malam hari di P4TK Matematika maka di belahan dunia lain (misalnya Afrika dan Amerika) sedang giat-giatnya bekerja, demikian juga sebaliknya.
  • Kecepatan
Kecepatan untuk mendapatkan informasi dan berkomunikasi di internet menjadi salah satu pertimbangan pengguna dalam menggunakan internet. Pencarian informasi dengan internet jauh lebih cepat dibandingkan dengan pencarian
secara manual. Anda tinggal klik pada salah satu icon dan tunggu beberapa saat, maka informasi tersebut sudah anda dapatkan.
  • Interaktivitas dan fleksibilitas
Dalam dunia internet komunikasi dengan pengguna di belahan dunia, dapat anda lakukan tanpa batas ruang dan waktu. Komunikasi yang anda lakukan dapat secara interaktif, misalnya dengan fasilitas chatting. Di samping itu anda dapat mengikuti informasi perkembangan terbaru, misalnya dalam bisnis secara fleksibel dan dapat dikomunikasikan dengan pengguna lain. Di samping keunggulan seperti tersebut di atas, internet juga mempunyai kelemahan. Kelemahan tersebut tergantung dari sudut pandang setiap pengguna dan bersifat relatif.


Kelemahan tersebut antara lain :


  • Ancaman virus
Salah satu masalah dalam dunia internet adalah ancaman virus yang selalu berkembang seiring perkembangan dunia komputer maupun perkembangan internet itu sendiri. Berbagai virus telah berkembang dan penyebarannya pun bervariatif, khususnya menyebar lewat jaringan global internet, baik lewat e-mail maupun file-file yang di download.
  • Ketergantungan pada jaringan telepon, satelit dan Internet Service Provider
Fasilitas jaringan telepon, bahkan satelit serta ISP menjadi sangat berpengaruh terhadap biaya pemakaian internet. Apabila anda akses internet dial-up, maka kenaikan tarif pulsa telepon dan ISP menjadi pengaruh yang cukup kuat terhadap akses internet. Selain itu saluran telepon di Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya akan berpengaruh terhadap waktu akses internet dan biaya akan lebih mahal. Di samping itu terbatasnya bandwitdh sistem transmisi yang disediakan ISP dan banyaknya pelanggan yang akses internet dalam waktu bersamaan akan mempengaruhi akses internet.



  • Rangkuman

Komunikasi global adalah kemampuan untuk menyediakan dan mengakses informasi lintas budaya melalui berbicara, mendengarkan, atau membaca dan menulis.Keterampilan komunikasi global sangat penting dalam lingkungan bisnis, di manabahasa dan budaya hambatan dapat berdampak efisiensi.

  • Sejarah
Peran komunikasi global berubah di abad ke-20. Hal ini terutama terlihat setelah Perang Dingin ketika kemajuan teknologi yang semakin meningkat dan pentingnya komunikasi dan hubungan internasional hanya diakui.



  • Peran 
Komunikasi global telah menjadi semakin signifikan sebagai globalisasi telah berevolusi. Hubungan AS dengan China, misalnya, telah meningkat secara dramatis di bidang perdagangan dan pemahaman budaya.

Related Posts:

Penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan Demokrasi terpimpin dari UUD 1945


Penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan Demokrasi terpimpin dari UUD 1945 

1. Kedudukan Presiden

Berdasarkan UUD 1945, kedudukan Presiden berada di bawah MPR. Akan tetapi, kenyataannya bertentangan dengan UUD 1945, sebab MPRS tunduk kepada Presiden. Presiden menentukan apa yang harus diputuskan oleh MPRS. Hal tersebut tampak dengan adanya tindakan presiden untuk mengangkat Ketua MPRS dirangkap oleh Wakil Perdana Menteri III serta pengagkatan wakil ketua MPRS yang dipilih dan dipimpin oleh partai-partai besar serta wakil ABRI yang masing-masing berkedudukan sebagai menteri yang tidak memimpin departemen.

2. Pembentukan MPRS

Presiden juga membentuk MPRS berdasarkan Penetapan Presiden No. 2 Tahun 1959. Tindakan tersebut bertentangan dengan UUD 1945 karena Berdasarkan UUD 1945 pengangkatan anggota MPRS sebagai lembaga tertinggi negara harus melalui pemilihan umum sehingga partai-partai yang terpilih oleh rakyat memiliki anggota-anggota yang duduk di MPR.

Anggota MPRS ditunjuk dan diangkat oleh Presiden dengan syarat :

  • Setuju kembali kepada UUD 1945, Setia kepada perjuangan Republik Indonesia, dan Setuju pada manifesto Politik.
  • Keanggotaan MPRS terdiri dari 61 orang anggota DPR, 94 orang utusan daerah, dan 200 orang wakil golongan.
  • Tugas MPRS terbatas pada menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

3. Pembubaran DPR dan Pembentukan DPR-GR

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hasil pemilu tahun 1955 dibubarkan karena DPR menolak RAPBN tahun 1960 yang diajukan pemerintah. Presiden selanjutnya menyatakan pembubaran DPR dan sebagai gantinya presiden membentuk Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR). Dimana semua anggotanya ditunjuk oleh presiden. Peraturan DPRGR juga ditentukan oleh presiden. Sehingga DPRGR harus mengikuti kehendak serta kebijakan pemerintah. Tindakan presiden tersebut bertentangan dengan UUD 1945 sebab berdasarkan UUD 1945 presiden tidak dapat membubarkan DPR.

Tugas DPR GR adalah sebagai berikut :

  • Melaksanakan manifesto politik 
  • Mewujudkan amanat penderitaan rakyat 
  • Melaksanakan Demokrasi Terpimpin 

4. Pembentukan Dewan Pertimbangan Agung Sementara

Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) dibentuk berdasarkan Penetapan Presiden No.3 tahun 1959. Lembaga ini diketuai oleh Presiden sendiri. Keanggotaan DPAS terdiri atas satu orang wakil ketua, 12 orang wakil partai politik, 8 orang utusan daerah, dan 24 orang wakil golongan. Tugas DPAS adalah memberi jawaban atas pertanyaan presiden dan mengajukan usul kepada pemerintah.
Pelaksanaannya kedudukan DPAS juga berada dibawah pemerintah/presiden sebab presiden adalah ketuanya. Hal ini disebabkan karena DPAS yang mengusulkan dengan suara bulat agar pidato presiden pada hari kemerdekaan RI 17 AGUSTUS 1959 yang berjudul ”Penemuan Kembali Revolusi Kita” yang dikenal dengan Manifesto Politik Republik Indonesia (Manipol) ditetapkan sebagai GBHN berdasarkan Penpres No.1 tahun 1960. Inti Manipol adalah USDEK(Undang-undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, dan Kepribadian Indonesia). Sehingga lebih dikenal dengan MANIPOL USDEK.

5. Pembentukan Front Nasional

Front Nasional dibentuk berdasarkan Penetapan Presiden No.13 Tahun 1959. Front Nasional merupakan sebuah organisasi massa yang memperjuangkan cita-cita proklamasi dan cita-cita yang terkandung dalam UUD 1945.Tujuannya adalah menyatukan segala bentuk potensi nasional menjadi kekuatan untuk menyukseskan pembangunan. Front Nasional dipimpin oleh Presiden Sukarno sendiri. 

Tugas front nasional adalah sebagai berikut :
  • Menyelesaikan Revolusi Nasional 
  • Melaksanakan Pembangunan 
  • Mengembalikan Irian Barat 

6. Pembentukan Kabinet Kerja

Tanggal 9 Juli 1959, presiden membentuk kabinet Kerja. Sebagai wakil presiden diangkatlah Ir. Juanda. Hingga tahun 1964 Kabinet Kerja mengalami tiga kali perombakan (reshuffle). Program kabinet ini adalah sebagai berikut :
  • Mencukupi kebutuhan sandang pangan 
  • Menciptakan keamanan Negara 
  • Mengembalikan Irian Barat. 

7. Keterlibatan PKI dalam Ajaran Nasakom

Perbedaan ideologi dari partai-partai yang berkembang masa demokrasi parlementer menimbulkan perbedaan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdampak pada terancamnya persatuan di Indonesia. Pada masa demokrasi terpimpin pemerintah mengambil langkah untuk menyamakan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menyampaikan ajaran NASAKOM (Nasionalis, Agama, dan Komunis).Tujuannya untuk menggalang persatuan bangsa.
Bagi presiden NASAKOM merupakan cerminan paham berbagai golongan dalam masyarakat. Presiden yakin bahwa dengan menerima dan melaksanakan Nasakom maka persatuan Indonesia akan terwujud. Ajaran Nasakom mulai disebarkan pada masyarakat. Dikeluarkan ajaran Nasakom sama saja dengan upaya untuk memperkuat kedudukan Presiden sebab jika menolak Nasakom sama saja dengan menolak presiden.
Kelompok yang kritis terhadap ajaran Nasakom adalah kalangan cendekiawan dan ABRI. Upaya penyebarluasan ajaran Nasakom dimanfaatkan oleh PKI dengan mengemukakan bahwa PKI merupakan barisan terdepan pembela NASAKOM. Keterlibatan PKI tersebut menyebabkan ajaran Nasakom menyimpang dari ajaran kehidupan berbangsa dan bernegara serta mengeser kedudukan Pancasila dan UUD 1945 menjadi komunis. Selain itu PKI mengambil alih kedudukan dan kekuasaan pemerintahan yang sah. PKI berhasil meyakinkan presiden bahwa Presiden Sukarno tanpa PKI akan menjadi lemah terhadap TNI.

8. Adanya ajaran RESOPIM

Tujuan adanya ajaran RESOPIM (Revolusi, Sosialisme Indonesia, dan Pimpinan Nasional) adalah untuk memperkuat kedudukan Presiden Sukarno. Ajaran Resopim diumumkan pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-16.
Inti dari ajaran ini adalah bahwa seluruh unsur kehidupan berbangsa dan bernegara harus dicapai melalui revolusi, dijiwai oleh sosialisme, dan dikendalikan oleh satu pimpinan nasional yang disebut Panglima Besar Revolusi (PBR), yaitu Presiden Sukarno.
Dampak dari sosialisasi Resopim ini maka kedudukan lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi negara ditetapkan dibawah presiden. Hal ini terlihat dengan adanya pemberian pangkat menteri kepada pimpinan lembaga tersebut, padahal kedudukan menteri seharusnya sebagai pembantu presiden.

9. Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

TNI dan Polri disatukan menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang terdiri atas 4 angkatan yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, dan Angkatan Kepolisian. Masing-masing angkatan dipimpin oleh Menteri Panglima Angkatanyang kedudukannya langsung berada di bawah presiden. ABRI menjadi salah satu golongan fungsional dan kekuatan sosial politik Indonesia.

10. Pentaan Kehidupan Partai Politik

Pada masa demokrasi Parlementer, partai dapat melakukan kegiatan politik secara leluasa. Sedangkan pada masa demokrasi terpimpin, kedudukan partai dibatasi oleh penetapan presiden No. 7 tahun 1959. Partai yang tidak memenuhi syarat, misalnya jumlah anggota yang terlalu sedikit akan dibubarkan sehingga dari 28 partai yang ada hanya tinggal 11 partai. Tindakan pemerintah ini dikenal dengan penyederhanaan kepartaian.
Pembatasan gerak-gerik partai semakin memperkuat kedudukan pemerintah terutama presiden. Kedudukan presiden yang kuat tersebut tampak dengan tindakannya untuk membubarkan 2 partai politik yang pernah berjaya masa demokrasi Parlementer yaitu Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI). Alasan pembubaran partai tersebuat adalah karena sejumlah anggota dari kedua partai tersebut terlibat dalam pemberontakan PRRI dan Permesta. Kedua Partai tersebut resmi dibubarkan pada tanggal 17 Agustus 1960.


11. Arah Politik Luar Negeri

A. Politik Konfrontasi Nefo dan Oldefo

Terjadi penyimpangan dari politik luar negeri bebas aktif yang menjadi cenderung condong pada salah satu poros. Saat itu Indonesia memberlakukan politik konfrontasi yang lebih mengarah pada negara-negara kapitalis seperti negara Eropa Barat dan Amerika Serikat. Politik Konfrontasi tersebut dilandasi oleh pandangan tentang Nefo (New Emerging Forces) dan Oldefo (Old Established Forces)
Nefo merupakan kekuatan baru yang sedang muncul yaitu negara-negara progresif revolusioner (termasuk Indonesia dan negara-negara komunis umumnya) yang anti imperialisme dan kolonialisme.
Oldefo merupakan kekuatan lama yang telah mapan yakni negara-negara kapitalis yang neokolonialis dan imperialis (Nekolim). Untuk mewujudkan Nefo maka dibentuk poros Jakarta-Phnom Penh-Hanoi-Peking-Pyong Yang. Dampaknya ruang gerak Indonesia di forum internasional menjadi sempit sebab hanya berpedoman ke negara-negara komunis.

B. Politik Konfrontasi Malaysia

Indonesia juga menjalankan politik konfrontasi dengan Malaysia. Hal ini disebabkan karena pemerintah tidak setuju dengan pembentukan negara federasi Malaysia yang dianggap sebagai proyek neokolonialisme Inggris yang membahayakan Indonesia dan negara-negara blok Nefo.
Dalam rangka konfrontasi tersebut Presiden mengumumkan Dwi Komando Rakyat (Dwikora) pada tanggal 3 Mei 1964, yang isinya sebagai berikut.
Perhebat Ketahanan Revolusi Indonesia.
Bantu perjuangan rakyat Malaysia untuk membebaskan diri dari Nekolim Inggris.
Pelaksanaan Dwikora dengan mengirimkan sukarelawan ke Malaysia Timur dan Barat menunjukkan adanya campur tanggan Indonesia pada masalah dalam negeri Malaysia.

C. Politik Mercusuar

Politik Mercusuar dijalankan oleh presiden sebab beliau menganggap bahwa Indonesia merupakan mercusuar yang dapat menerangi jalan bagi Nefo di seluruh dunia. Untuk mewujudkannya maka diselenggarakan proyek-proyek besar dan spektakuler yang diharapkan dapat menempatkan Indonesia pada kedudukan yang terkemuka di kalangan Nefo. Proyek-proyek tersebut membutuhkan biaya yang sangat besar mencapai milyaran rupiah diantaranya diselenggarakannya GANEFO (Games of the New Emerging Forces ) yang membutuhkan pembangunan kompleks Olahraga Senayan serta biaya perjalanan bagi delegasi asing.
Pada tanggal 7 Januari 1965, Indonesia keluar dari keanggotaan PBB sebab Malaysia diangkat menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

D. Politik Gerakan Non-Blok

Gerakan Non-Blok merupakan gerakan persaudaraan negara-negara Asia-Afrika yang kehidupan politiknya tidak terpengaruh oleh Blok Barat maupun Blok Timur. Selanjutnya gerakan ini memusatkan perjuangannya pada gerakan kemerdekaan bangsa-bangsa Asia-Afrika dan mencegah perluasan Perang Dingin. Keterlibatan Indonesia dalam GNB menunjukkan bahwa kehidupan politik Indonesia di dunia sudah cukup maju.
GNB merupakan gerakan yang bebas mendukung perdamaian dunia dan kemanusiaan. Bagi RI, GNB merupakan pancaran dan revitalisasi dari UUD1945 baik dalam skala nasional dan internasional.

Besarnya kekuasaan Presiden dalam Pelaksanaan demokrasi terpimpin tampak dengan:
  • Pengangkatan Ketua MPRS dirangkap oleh Wakil Perdana Menteri III serta pengagkatan wakil ketua MPRS yang dipilih dan dipimpin oleh partai-partai besar serta wakil ABRI yang masing-masing berkedudukan sebagai menteri yang tidak memimpin departemen.
  • Pidato presiden yang berjudul ”Penemuan Kembali Revolusi Kita” pada tanggal 17 Agustus 1959 yang dikenal dengan Manifesto Politik Republik Indonesia (Manipol) ditetapkan sebagai GBHN atas usul DPA yang bersidang tanggal 23-25 September 1959.
  • Inti Manipol adalah USDEK (Undang-undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, dan Kepribadian Indonesia). Sehingga lebih dikenal dengan MANIPOL USDEK.
  • Pengangkatan Ir. Soekarno sebagai Pemimpin Besar Revolusi yang berarti sebagai presiden seumur hidup.
  • Pidato presiden yang berjudul ”Berdiri di atas Kaki Sendiri” sebagai pedoman revolusi dan politik luar negeri.
  • Presiden berusaha menciptakan kondisi persaingan di antara angkatan, persaingan di antara TNI dengan Parpol.
  • Presiden mengambil alih pemimpin tertinggi Angkatan Bersenjata dengan di bentuk Komandan Operasi Tertinggi (KOTI).

12. SISTEM EKONOMI DEMOKRASI TERPIMPIN

Seiring dengan perubahan politik menuju demokrasi terpimpin maka ekonomipun mengikuti ekonomi terpimpin. Sehingga ekonomi terpimpin merupakan bagian dari demokrasi terpimpin. Dimana semua aktivitas ekonomi disentralisasikan di pusat pemerintahan sementara daerah merupakan kepanjangan dari pusat. Langkah yang ditempuh pemerintah untuk menunjang pembangunan ekonomi adalah sebagai berikut.

1. Pembentukan Badan Perancang Pembangunan Nasional (Bappenas)

Untuk melaksanakan pembangunan ekonomi di bawah Kabinet Karya maka dibentuklah Dewan Perancang Nasional (Depernas) pada tanggal 15 Agustus 1959 dipimpin oleh Moh. Yamin dengan anggota berjumlah 50 orang.

Tugas Depernas :
  • Mempersiapkan rancangan Undang-undang Pembangunan Nasional yang berencana
  • Menilai Penyelenggaraan Pembangunan
  • Hasil yang dicapai, dalam waktu 1 tahun Depenas berhasil menyusun Rancangan Dasar Undang-undang Pembangunan Nasional Sementara Berencana tahapan tahun 1961-1969 yang disetujui oleh MPRS.
  • Mengenai masalah pembangunan terutama mengenai perencanaan dan pembangunan proyek besar dalam bidang industri dan prasarana tidak dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan.
  • 1963 Dewan Perancang Nasional (Depernas) diganti dengan nama Badan Perancang Pembangunan Nasional (Bappenas) yang dipimpin oleh Presiden Sukarno.

Tugas Bappenas adalah :
  • Menyusun rencana jangka panjang dan rencana tahuanan, baik nasional maupun daerah.
  • Mengawasi dan menilai pelaksanaan pembangunan.
  • Menyiapkan serta menilai hasil kerja mandataris untuk MPRS.

2. Penurunan Nilai Uang (Devaluasi)

Tujuan dilakukan Devaluasi :
  • Guna membendung inflasi yang tetap tinggi
  • Untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat
  • Meningkatkan nilai rupiah sehingga rakyat kecil tidak dirugikan.
Maka pada tanggal 25 Agustus 1959 pemerintah mengumumkan keputusannya mengenai penuruan nilai uang (devaluasi), yaitu sebagai berikut :

a. Uang kertas pecahan bernilai Rp. 500 menjadi Rp. 50

b. Uang kertas pecahan bernilai Rp. 1.000 menjadi Rp. 100

c. Pembekuan semua simpanan di bank yang melebihi Rp. 25.000

Tetapi usaha pemerintah tersebut tetap tidak mampu mengatasi kemerosotan ekonomi yang semakin jauh, terutama perbaikan dalam bidang moneter. Para pengusaha daerah di seluruh Indonesia tidak mematuhi sepenuhnya ketentuan keuangan tersebut.
Pada masa pemotongan nilai uang memang berdampak pada harga barang menjadi murah tetapi tetap saja tidak dapat dibeli oleh rakyat karena mereka tidak memiliki uang. Hal ini disebabkan karena :
Penghasilan negara berkurang karena adanya gangguan keamanan akibat pergolakan daerah yang menyebabkan ekspor menurun.
Pengambilalihan perusahaan Belanda pada tahun 1958 yang tidak diimbangi oleh tenaga kerja manajemen yang cakap dan berpengalaman.
Pengeluaran biaya untuk penyelenggaraan Asian Games IV tahun 1962, RI sedang mengeluarkan kekuatan untuk membebaskan Irian Barat.

3. Kenaikan laju inflasi

Latar Belakang meningkatnya laju inflasi :

  • Penghasilan negara berupa devisa dan penghasilan lainnya mengalami kemerosotan.
  • Nilai mata uang rupiah mengalami kemerosotan.
  • Anggaran belanja mengalami defisit yang semakin besar.
  • Pinjaman luar negeri tidak mampu mengatasi masalah yang ada.
  • Upaya likuidasi semua sektor pemerintah maupun swasta guna penghematan dan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran belanja tidak berhasil.
  • Penertiban administrasi dan manajemen perusahaan guna mencapai keseimbangan keuangan tak memberikan banyak pengaruh.
  • Penyaluran kredit baru pada usaha-usaha yang dianggap penting bagi kesejahteraan rakyat dan pembangunan mengalami kegagalan.
Kegagalan-kegagalan tersebut disebabkan karena:
  • Pemerintah tidak mempunyai kemauan politik untuk menahan diri dalam melakukan pengeluaran.
  • Pemerintah menyelenggarakan proyek-proyek mercusuar seperti GANEFO (Games of the New Emerging Forces ) dan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces) yang memaksa pemerintah untuk memperbesar pengeluarannya pada setiap tahunnya.
Dampaknya :
  • Inflasi semakin bertambah tinggi
  • Harga-harga semakin bertambah tinggi
  • Kehidupan masyarakat semakin terjerpit
  • Indonesia pada tahun 1961 secara terus menerus harus membiayai kekeurangan neraca pembayaran dari cadangan emas dan devisa.
  • Ekspor semakin buruk dan pembatasan Impor karena lemahnya devisa.
  • 1965, cadangan emas dan devisa telah habis bahkan menunjukkan saldo negatif sebesar US$ 3 juta sebagai dampak politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara barat.
  • Kebijakan pemerintah :
  • Keadaan defisit negara yang semakin meningkat ini diakhiri pemerintah dengan pencetakan uang baru tanpa perhitungan matang. Sehingga menambah berat angka inflasi.
  • 13 Desember 1965 pemerintah mengambil langkah devaluasi dengan menjadikan uang senilai Rp. 1000 menjadi Rp. 1.

Dampaknya dari kebijakan pemerintah tersebut :
  • Uang rupiah baru yang seharusnya bernilai 1000 kali lipat uang rupiah lama akan tetapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai sekitar 10 kali lipat lebih tinggi dari uang rupiah baru.
  • Tindakan moneter pemerintah untuk menekan angka inflasi malahan menyebabkan meningkatnya angka inflasi.

Related Posts:

KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL



KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL


Kerja sama ekonomi internasional adalah suatu kerja sama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain. Kerja sama tersebut dapat terjadi hanya melibatkan dua negara saja maupun lebih. Dalam lingkup kehidupan bernegara. Saat ini hampir tidak ada negara yang dapat hidup sendiri. Suatu negara pasti membutuhkan kerja sama ekonomi dengan negara lain.

1. Faktor-Faktor Pendorong Kerja Sama Ekonomi

Mengapa suatu negara melakukan kerja sama dengan negara lain? Beberapa faktor yang mendorong kerja sama ekonomi antarnegara sebagai berikut.
  • · Terbatasnya Kemampuan Negara dalam Memproduksi Barangdan Jasa. Jenis barang dan jasa yang dibutuhkan penduduk suatu negara sangat beragam. Di sisi lain, kemampuan untuk memenuhi semua kebutuhan itu terbatas. Penyebabnya antara lain tidak memiliki sumber daya alam atau teknologi. Untuk mengatasinya, negara tersebut melakukan perdagangan dengan negara lain.
  • · Perbedaan Sumber Daya Alam, Iklim, dan Sosial Budaya. Faktor-faktor alami yang dimiliki tiap-tiap negara tidaklah sama. Contohnya, sumber daya alam, iklim, dan keadaan sosial budaya di Indonesia berbeda dengan Jepang. Indonesia bisa menghasilkan kayu tropis yang berdiameter tebal, sedangkan Jepang tidak.
  • · Tuntutan Era Globalisasi. Era globalisasi menyebabkan tidak ada satu negara di dunia yang dapat hidup sendiri. Kemajuan teknologi menyebabkan batas-batas negara seolah menjadi kabur. Globalisasi harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan melalui kerja sama ekonomi.
  • · Keinginan Membuka Kerja Sama, Hubungan Politik, dan Dukungan dari Negara Lain. Selain keuntungan yang bersifat ekonomi, kerja sama didasari faktor nonekonomi. Setiap negara yang berdaulat pasti ingin membuka kerja sama, hubungan politik, dan dukungan negara lain.
  • · Keinginan Memperoleh Keuntungan dan Meningkatkan Pendapatan Negara. Setiap kerja sama ekonomi yang dijalankan Indonesia pada dasarnya dilandasi keinginan untuk memperoleh keuntungan. Bentuk keuntungan misalnya pemasukan devisa negara dari kegiatan ekspor. Indonesia tengah menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, misalnya barang-barang kerajinan. Selain devisa, keuntungan dalam kerja sama juga berupa transfer teknologi dan keahlian dari negara maju.


2. Tujuan Kerja Sama Ekonomi

Kerja sama ekonomi antarnegara memiliki tujuan sebagai berikut.
  • Meningkatkan Ekspor Impor. Untuk memperlancar ekspor impor, Indonesia bergabung dalam organisasi perdagangan sehingga mengetahui kebijakan perdagangan antarnegara. Dengan begitu, Indonesia bisa meningkatkan kinerja ekspor tanpa melanggar aturan.
  • Mempercepat Pembangunan Nasional. Kerja sama ekonomi antarnegara berguna untuk mendapatkan modal dan bantuan pembangunan. Kebutuhan dana tersebut disalurkan melalui Bank Pembangunan Asia, Bank Dunia, atau lembaga keuangan internasional lainnya.
  • Membebaskan Negara dari Keterbelakangan Ekonomi. Pertumbuhan ekonomi tiap-tiap negara berbeda-beda. Kerja sama ini diharapkan mampu mengurangi ketertinggalan melalui pemberian bantuan berupa modal, teknik, dan sumber daya manusia yang ahli.
  • Mempererat Jalinan Persahabatan Antarnegara. Keterlibatan negara-negara di dunia dapat mempererat persahabatan antarnegara di dunia. Kondisi ini memberikan sinyal positif dalam menjaga persaudaraan antarnegara.
  • Memelihara Perdamaian Dunia. Untuk mewujudkan perdamaian dibutuhkan peran aktif beberapa negara di dunia. Perdamaian dunia dapat terwujud melalui kerja sama ekonomi antarnegara.


3. Hambatan dalam Kerja Sama Ekonomi

Beberapa hambatan dalam kerja sama ekonomi antarnegara sebagai berikut.
  • Ideologi Negara Berbeda. Perbedaan ideologi dapat menghambat kerja sama ekonomi antarnegara. Misalnya, Cina yang berideologi komunis pernah menutup diri untuk bekerja sama dengan negara lain. Saat ini Cina menjadi negara yang terbuka. Faktanya, saat ini hampir tidak ada negara yang menutup diri dari kerja sama ekonomi antarnegara.
  • Konflik dan Peperangan. Kondisi politik dan keamanan suatu negara tidaklah sama. Ada yang kondisinya stabil, tetapi ada yang sedang goyah akibat konflik di dalam negeri atau peperangan. Kondisi ini akan menghambat kerja sama ekonomi antarnegara di dunia.
  • Kebijakan Perdagangan yang Merugikan Negara Lain. Dalam kegiatan ekspor impor, suatu negara sering menerapkan kebijakan yang bertujuan melindungi industri dalam negeri dan meningkatkan daya saing. Dampak kebijakan ini juga dapat mempengaruhi hubungan antarnegara sehingga menghambat kerja sama ekonomi.
  • Perbedaan Kepentingan Tiap-Tiap Negara. Kerja sama dibutuhkan bagi perkembangan dan masa depan negara di dunia. Akan tetapi, dalam kerja sama antarnegara tiap-tiap negara memiliki kepentingan yang berbeda. Perbedaan ini& dapat menghambat kerja sama yang harmonis.


4. Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi

a. Kerja Sama Bilateral

Kerja sama bilateral adalah sebuah bentuk kerja sama yang melibatkan dua negara di dunia. Misalnya kerja sama antara Indonesia dengan Republik Korea dalam bidang ekonomi dan teknik.

b. Kerja Sama Antarregional ( Internasional )

Kerja sama antarregional adalah bentuk kerja sama yang melibatkan beberapa negara dalam satu kawasan dengan beberapa negara di kawasan lain. Misalnya negara-negara Uni Eropa menjalin kerja sama dengan negara-negara ASEAN.

c. Kerja Sama Regional

Kerja sama regional adalah bentuk kerja sama yang terjalin& antara beberapa negara dalam satu wilayah atau kawasan. Kerja sama ini tidak dapat dilepaskan dari persamaan lokasi, historis geografis, teknik, sumber daya alam, dan pemasaran. Misalnya ASEAN di wilayah Asia Tenggara, APEC di wilayah Asia Pasifik, dan MEE di wilayah Eropa.

d. Kerja Sama Multilateral

Kerja sama multilateral adalah bentuk kerja sama yang melibatkan beberapa negara di dunia tanpa memandang batas wilayah tertentu. Kerja sama ini bersifat global atau internasional. Misalnya, WTO, PBB, Bank Dunia, ILO, WHO, dan UNDP.

5. Badan Kerja Sama Ekonomi


A. Bilateral

  • Indonesia – Jepang : ekspor – impor, ODA ( bantuan pembangunan tingkat pemerintah ), investasi swasta
  • Indonesia – India : ekspor – impor minyak sawit, kacang mete , daging sapi
  • Indonesia – Belanda : perdagangan, investasi, kegiatan kelompok kerja ( Pokja ) di bidang seperti energy, pertanian , kehutanana, perikanan serta riset dan teknologi. Kerja sama bidang ekonomi, perdagangan dan investasi.
B. Regional
  • ASEAN (Association of South East Asian Nation)
ASEAN adalah organisasi yang bertujuan mengukuhkan kerja sama regional negara-negara di AsiaTenggara. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok oleh lima negara pendiri ASEAN,yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Pada perkembangannya, lima negara AsiaTenggara lainnya yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam ikut bergabung dalamASEAN. ASEAN dalam menjalankan tugas-tugasnya dengan melibatkan komite di berbagai bidang

  •  AFTA
(ASEAN Free Trade Area)AFTA atau kawasan perdagangan bebas ASEAN adalah forum kerja sama antarnegara ASEAN yangbertujuan menciptakan wilayah perdagangan bebas di seluruh kawasan ASEAN. Konsep perdaganganbebas ini antara lain meliputi penghapusan atau penurunan tarif perdagangan barang sesama negaraASEAN sehingga menurunkan biaya ekonomi. Pembentukan AFTA berawal dari pertemuan anggotaASEAN pada KTT ASEAN ke-4 di Singapura pada Januari 1992. Berikut ini beberapa tujuan AFTA.


a) Meningkatkan spesialisasi di negara-negara ASEAN.
b) Meningkatkan ekspor dan impor baik bagi ASEAN ataupun di luar ASEAN.
c) Meningkatkan investasi bagi negara ASEAN
  • APEC
(Asia Pacific Economic Cooperation)APEC merupakan forum kerja sama negara di kawasan Asia Pasifik untuk meningkatkan pertumbuhanekonomi, perdagangan, dan investasi di antara sesama negara anggota. Keberadaan APEC atas prakarsaBob Hawke (perdana menteri Australia). Tujuan dari APEC tertuang dalam Deklarasi Bogor pada tahun1994, yaitu menetapkan kawasan APEC sebagai kawasan perdagangan dan investasi bebas dan terbukayang berlaku paling lambat tahun 2020. Untuk negara anggota yang termasuk dalam kategori negaramaju, kawasan bebas dan terbuka harus sudah terealisasi paling lambat 2010. Untuk mencapaitujuannya, APEC dalam melakukan kegiatannya selalu berlandaskan pada prinsip kesepakatan bersamayang sifatnya tidak mengikat, dialog terbuka, serta prinsip saling menghargai pandangan dan pendapatseluruh anggota. Keputusan yang diambil oleh APEC dibuat berdasarkan konsensus dan kesepakatanyang sifatnya sukarela. Indonesia merupakan salah satu negara pencetus APEC. Indonesia pernahmenjadi tuan rumah pertemuan pemimpin APEC II di kota Bogor pada tahun 1994. KeikutsertaanIndonesia dalam forum APEC diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomiannasional, investasi, dan perdagangan internasional. Selain itu, keanggotaan Indonesia juga diharapkan dapat memperlancar dan mempererat kerja sama nonekonomi antarsesama negara anggota padatingkat bilateral maupun multilateral
  • EU (European Union)
European Union atau Uni Eropa adalah organisasi kerja sama regional di bidang ekonomi dan politiknegara di Eropa. Pembentukan EU berawal dari penandatanganan Traktat Roma tentang pendiriankomunitas energi atom (European Atomic Energi Community) dan komunitas Masyarakat EkonomiEropa (MEE). Lembaga-lembaga tersebut pada tanggal 1 Juli 1967 bergabung menjadi satu organisasiyaitu Masyarakat Eropa (ME) dan kemudian pada tahun 1993 menjadi Uni Eropa. Kegiatan Uni Eropapada awalnya hanya terbatas di bidang perdagangan. Akan tetapi sejalan dengan pertambahan anggotaUni Eropa, berkembang pula bentuk kerja sama itu. Kerja sama tersebut adalah dalam bidang ekonomiyang lebih luas, seperti kebijakan perpajakan, perindustrian, pertanian, dan politik. Upaya ini dilanjutkandengan membentuk pasaran bersama, sebuah perjanjian untuk menghapus halangan terhadapmobilitas faktor produksi sesama negara anggota Uni Eropa. Anggota Uni Eropa terdiri atas 27 negara.Negara negara anggota UE terdiri atas: Irlandia, Inggris, Prancis, Portugal, Spanyol, Italia, Yunani, Austria,Belgia, Luksemburg, Jerman, Belanda, Denmark, Swedia, Finlandia, Polandia, Ceko, Hongaria, Slovenia,Siprus, Malta, Slovakia, Latvia, Lithuania, Estonia, Rumania, Bulgaria.
  • NAFTA
Merupakan blok perdagangan di Amerika Utara yang beranggotakan Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko yang bertujuan untuk mengadakan perdagangan bebas sesame anggotanya guna meningkatkan kemakmuran rakyat di ketiga Negara anggotanya
  •  EFTA (European Free Trade Area)
EFTA didirikan pada tahun 1959 sebagai lembaga kerja sama ekonomi antara negara-negara Eropa yangtidak termasuk MEE. Negara anggota EFTA terdiri atas Austria, Swiss, Denmark, Norwegia, Swedia, dan Portugal
  • SAARC (South Association for regional cooperation)
Adalah bentuk kerjasama yang beranggotakan negara di kawasan Asia Selatan. Kerjasama ini di bentuk pada tanggal 8 Desember 1985 yang diprakarsai negara Bangladesh, Bhutan, India, Maladewa, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka. SAARC bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negara-negara di kawasan Asia Selatan.

C. Kerja sama International

  • Bank Dunia
Didirikan atas dasar kesepakatan konferensi bretoon woods tanggal 27 Desember 1945. Bank dunia mulai beroperasi pada tanggal 25 Juni 1946 dengan tugasnya membantu negara-negara yang rusak akibat perang. Bank dunia memiliki tujuan antara lain:

  1. Memberikan bantuan perbaikan dan pembangunan negara anggota
  2. Mempromosikan penanaman modal swasta asing melalui pemberian pinjaman berkaitan penanaman modal swasta
  3. Memproklamasikan pinjaman jangka panjang dalam perdagangan antarnegara dan menyeleksi program-program penting berkaitan dengan penanaman modal swasta
Pada pelaksanaan programnya, bank dunia dibantu oleh beberapa lembaga keuangan lainnya sebagai berikut:
  • IBRD
Berdiri pada tanggal 27 desember 1945 dan mulai beroperasi pada 6 juni 1946. IBRD bertujuan membantu perbaikan dan pembangunan negara-negara anggota melalui penanaman modal produktif; mendukung penanaman modal swasta bagi negara berkembang; meningkatkan perdagangan antarnegara dan memelihara kondisi neraca pembayara; mengatur dan menjamin pinjaman agar tepat sasaran dan tepat guna, serta menuntun operasional pinjaman dengan memerhatikan faktor penanaman modal.
  • IDA
Berdiri pada 15 september 1960. Lembaga dunia ini menangani masalah pembangunan dan kemajuan negara-negara berkembang
  • IFC
Berdiri pada tahun 1956. IFC bertujuan untuk membiayai kegiatan penanaman modal swasta di negara berkembang; membantu perusahaan swasta mengalokasikan dana dipasar uang dunia; serta menyediakan bantuan teknik dan analisis bagian dunia usaha dan pemerintah
  • MIGA
Berdiri pada tahun 1985 yang memberikan jaminan dan mempromosikan penanaman modal langsung kepada negara-negara berkembang
  • ICSID
Dibentuk pada tanggal 1966. Lembaga ini bertugas untuk menyelesaikan perselisihan investasi atau penanaman modal antara pemerintah dan negara asing
  • IMF (Intenational monetary fund)
Didirikan berdasarkan konferensi bretton woods, di new hampshare, amerika serikat yang berlangsung 1-22 juli 1944. Pembentukan ini dimaksudkanuntuk menata pembayaran internasional yang kacau akiat perang. Lembaga ini memberikan pinjaman dana untuk membantu masalah keuangan suatu negara. Tujuan dibentuknya IMF:
  1. Memajukan kerjasama moneter internasional
  2. Memberikan kemudahan dalam pelaksanaan perdagangan antarnegara
  3. Memelihara kestabilan perdagangan antarnegara
  4. Menjaga perjanjian dan menghindari persaingan perdagangan yang tidak sehat
  5. Menciptakan sistem pembayaran yang lancar dalam perdagangan antarnegara
  6. Mengurangi hambatan perdagangan negara
  7. Memberikan keyakinan kepada negara anggota melalui persediaan sumber dana.

  • ADB (asian development bank)
Berdiri pada tahun 1966 bertujuan mendukung perkembangan sosial dan ekonomi di kawasan asia dan Pasifik dan memberikan bantuan kepada negara Asia yang sedang melaksanankan pembangunan. 

Fungsi ADB:
  1. Memberikan pinjaman dan modal untuk kemajuan ekonomi dan sosial
  2. Memberikan bantuan teknik dan jasa konsultan pembangunan
  3. Mendorong penanaman modal swasta dan modal pelaksanaan pembangunan
  4. Menanggapi permintaan bantuan dari negara anggota
  5. Ecosoc (economic and social council)
  6. Badan dunia yang menangani masalah ekonomi dan sosial. Pertama kali melakukan pertemuan 23 januaei 1946 di Londong, Inggris.
Tugas ADB:

  1. Mengkoordinasi kegiatan ekonomi dan sosial PBB
  2. Menampung isu-isu tentang hak asasi manusia (HAM)
  3. Memfasilitasi kerjasama budaya dan pendidikan internasional
Badan-badan khusus yang membantu menjalankan tugasnya:
  • WHO (World health organization)
Berdiri pada 7 april 1948 bertindak sebagai koordinasi kesehatan internasional yang bermarkas di Geneva, Swiss.
  • ILO (international labour organization)
Berdiri pada 11 april 1919 di bentuk LBB melalui Traktat Versailes (Treaty of Versailes)
Tujuan:
  1. Mewujudkan perdamaian dan terciptanya keadilan sosial
  2. Meningkatkan kesejahteraan buruh
  3. Memperjuangkan standar hidup layak
  4. Menciptakan kestabilan ekonomi dan sosial.

  • FAO (Food Agricultural organization)
Badan khusus yang menangani masalah ketersediaan pangan dan pertanian dunia, berdiri pada 26 oktober 1945. Tujuannya meningkatkan dan memajukan kualitas bahan makanan, mengurangi kelaparan, dan mempromosikan kegiatan pembangunan di pedesaan.

  • UNESCO (united nations education scientific and cultural organization)
Badan dunia yang khusus menangani masalah pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya. Bertugas untuk melakukan kerjasama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dlam rangka penegakan hukum, penegakan HAM, dan penegakan keadilan.
  • UNIDO (united nations industial development organization)
Badan dunia yang menangani masalah pembangunan industru di negara-negara berkembang yang akan memberi bantuan tekhnis, program latihan, penelitian, dan menyediakan informasi. Berdiri pada tanggal 24 juli 1967
  • OPEC (organization of the petroleum exporting countries)
Badan usaha yang beranggotakan negara-negara pengekspor minyak. Berdiri pada 14 september 1960 di Baghdad, Irak. Pada 1 september 1965 kantor sekreteriat di pindah ke Vienna, Austria.
Tujuan OPEC:
  1. Mengatur produksi dan pemasaran minyak untuk menghindari dari persaingan tidak sehat
  2. Memelihara kestabilan harga minyak mentah dunia
  3. Menginfestasikan produksi minyak mentah dunia dalam upaya memenuhi kebutuhan dunia.

  • WTO (world trade organization)
Di bentuk pada 1 januari 1995 di Ganeva, Swiss. Dibentuk untuk menggantikan GAAT (General agreement on tariff and trade). Tujuan WTO dibentuk untuk mengurusi masalah perdagangan antarnegara
Tugas WTO:
  1. Memantau penyelanggaraan perdagangan antarnegara
  2. Mengevolusi kebijakan perdagangan nasional negara anggota
  3. Menjadi forum negosiasi perdagangan dan menangani perselisihan perdagangan antarnegara
  4. Memberikan bantuan teknik dan pelatihan bagi negara-negara berkembang

  • OECD (Organization for economic coorperation and development)
Berdiri pada tahun 1961. Bergerak di bidang kerjasama ekonomi dan pembangunan yang bertujuan membentuk kerjasama ekonomi antarnegara anggota.

  • UNDP (united nations development programme)
Berdiri pada November 1945. Badan dunia dibawah PBB yang tugasnya memberikan sumbangan untuk membiayai program pembangunan negara-negara berkembang.


6. Dampak Kerja Sama Ekonomi bagi Bangsa Indonesia

A. Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi

Dampak positif yang diakibatkan oleh kerja sama ekonomi bagi Indonesia sebagai berikut.

  • Mendorong Proses Pembangunan Nasional. Proses pembangunan membutuhkan faktor-faktor pendorong, salah satunya adalah modal. Melalui kerja sama ekonomi, Indonesia bisa memperoleh pinjaman modal dari negara sahabat dan lembaga ekonomi dunia. Jenis pinjaman yang banyak dimanfaatkan adalah pinjaman lunak. Pinjaman ini berbunga rendah& dan jangka waktu pengembalian lama. Pinjaman ini digunakan untuk membangun infrastruktur ekonomi seperti jalan, jembatan, dan pembangkit listrik. Setelah dibangun infrastruktur tersebut, kegiatan ekonomi bisa meningkat. Dengan demikian, kerja sama ekonomi telah mendorong proses pembangunan di Indonesia.
  • Semakin Diakuinya Indonesia dalam Kancah Pergaulan Dunia. Bangsa Indonesia menjalankan prinsip luar negeri bebas aktif. Melalui kerja sama ekonomi, Indonesia dapat berperan aktif dalam pergaulan dunia. Indonesia dapat menyuarakan kepentingan ekonomi nasional dalam berbagai organisasi dan perundinganperundingan internasional.
  • Memperoleh Keuntungan dari Spesialisasi Perdagangan. Sebab utama Indonesia melakukan kerja sama perdagangan dengan negara lain adalah memperoleh keuntungan dan spesialisasi. Meskipun Indonesia dapat memproduksi barang yang sama jenisnya, tetapi ada kalanya Indonesia mengimpor karena harganya lebih murah. Hal ini juga berlaku sebaliknya, yaitu ketika Indonesia mampu menghasilkan produk dengan harga lebih murah, Indonesia bisa mengekspor ke negara lain.
  • Meningkatnya Devisa Negara. Kerja sama ekonomi, terutama perdagangan merupakan penyumbang devisa negara. Devisa diperoleh dari ekspor migas (minyak dan gas) dan nonmigas. Cadangan devisa yang besar akan memperkuat perekonomian negara.
  • Meluasnya Lapangan Kerja. Kerja sama ekonomi telah berdampak positif pada perluasan lapangan kerja. Misalnya, melalui investasi langsung (Foreign Direct Investment). Perusahaan asing yang mendirikan pabrik di Indonesia akan menggunakan tenaga kerja dari Indonesia. Contoh lain adalah berdirinya usaha-usaha berbasis ekspor, yaitu usaha kerajinan tangan, mebel, dan kaus tangan yang bersifat padat karya.
  • Memperoleh Transfer Teknologi Modern dan Pendampingan Teknis. Indonesia melakukan kerja sama dengan negara maju untuk mendapatkan bantuan teknis dan pendampingan. Misalnya, dalam proyek pembangunan bendungan, Indonesia meminta bantunan ahli teknik dari Belanda. Bantuan ini bermanfaat meningkatkan kualitas teknik bangunan.

B. Dampak Negatif Kerja Sama Ekonomi

Dampak negatif yang ditimbulkan atas kerja sama ekonomi antarnegara sebagai berikut.

  • Terjadinya pasar bebas yang mengancam keberadaan industri dalam negeri.
  • Potensi ekonomi terkonsentrasi di negara maju yang dapat menyebabkan perekonomian negara berkembang menjadi tertinggal.
  • Perekonomian suatu negara menjadi tidak stabil akibat semakin bebasnya arus investasi swasta.
  • Adanya keterlibatan pihak asing dalam pengambilan kebijakan dalam negeri yang dapat mengurangi kemandirian suatu negara.
  • Ketergantungan perekonomian dalam negeri terhadap bantuan atau pinjaman dari luar negeri.
  • Tidak adanya hambatan dalam kerja sama ekonomi dapat mendorong masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa.

Related Posts: